Kumpulan informasi-informasi dari berbagai sumber
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Polisi Diduga Cabuli Tahanan Perempuan

Makassar (ANTARA) - Seorang oknum anggota Polrestabes Makassar, Briptu Har (27), diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang tahanan perempuan di Mapolrestabes Makassar.

Kepala Unit Pelayanan, Pengaduan, dan Penegakan Disiplin (P3D) Polrestabes Makassar, AKP Djoko MW, di Makassar, Senin, membenarkan adanya tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota jaga Mapolrestabes Makassar.

"Kami masih melakukan pendalaman dan mencari saksi-saksi serta bukti-bukti. Laporannya juga sudah kita terima dan memprotesnya," ujarnya.

Berdasarkan informasi, korban, DA (18), telah mengalami pelecehan seksual pada Minggu, 12 Desember 2010, sekitar pukul 14.00 Wita.

Menurut pengakuan korban yang juga merupakan tersangka kasus narkoba ini, Briptu Har sengaja mendatangi sel tahanan wanita dan menghampiri DA.

Kemudian secara tiba-tiba, pelaku memeluk dan mencium serta meraba buah dada dan kemaluan korban. Hal ini, disaksikan beberapa tahanan lain seperti Idris, pegawai rutan Gunung Sari Makassar.

Selasa, 28 Desember

Wanita asal Toraja yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA tersebut mengaku tidak bisa melakukan perlawanan karena diintimidasi.

Kendati pihak Provost Polrestabes telah memproses dugaan tindakan pelecehan seksual tersebut, namun hingga kini anggota tim jaga tahanan Group B Polrestabes Makassar yang juga merupakan menantu mantan Sekda Kabupaten Gowa ini, belum diberikan sanksi apa pun.

DA berharap, pihak kepolisian dapat memberikan hukuman yang setimpal atas perlakuan oknum tersebut terhadap dirinya, sebab perbuatan tak senonoh ini telah dialami korban sebanyak tiga kali dengan pelaku yang sama.

DA menduga, perlakuan tak senonoh ini, kemungkinan kerap pula terjadi pada beberapa tahanan perempuan lainnya, dan mereka tidak kuasa untuk melaporkan perbuatan oknum polisi tersebut.


Sumber:

http://id.news.yahoo.com

Kraton Surakarta Desak DIS Dikembalikan

Solo - Di saat pemerintah pusat sedang mempertimbangkan kelangsungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), justru Kraton Surakarta mendesak Daerah Istimewa Surakarta (DIS) dikembalikan. Uniknya, desakan yang diwarnai aksi ribuan orang tersebut didukung oleh para politisi Partai Demokrat.

Desakan diwujudkan dalam aksi sekitar dua ribu orangsentana (kerabat), abdidalem serta Paguyuban Kawula Surakarta (Pakasa) Senin (27/12/2010) sore. Aksi dimulai dari Bundaran Gladag, selanjutnya masuk kompleks kraton melalui Alun-alun Utara dan selanjutnya berhenti di Pagelaran Kraton Surakarta.

Sebagai ujung tombak aksi adalah pasukan musik kraton, disusul pembawa bendera, para kerabat, abdidalem dan disusul Pakasa.

Tampak ikut serta dalam aksi adalah anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat GRAy Kus Murtiyah, anggota DPD RI dari Jawa Tengah GRAy Kus Indriyah, dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surakarta Eddy Wirobhumi.

Sebagai puncak acara adalah peringatan ke-61 Konferensi Meja Bundar (KMB) Denhaag. Momentum KMB dipakai sebagai pijakan mendesakkan kembali DIS karena Paku Buwono XII sebagai raja Surakarta saat itu ikut serta sebagai delegasi Indonesia dan menegaskan kembali komitmennya mendukung NKRI.

Pada aksi tersebut juga dibacakan maklumat Pabu Buwono XII yang diserukan pada 1 Septembetr 1945. Maklumat yang menyatakan Negari Surakarta yang bersifat kerajaan bersifat sebagai daerah istimewa dari Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia. Maklumat tersebut dibacakan oleh GRAy Kus Murtiyah.

Tak ketingalan pula dibacakan 'piagam kedudukan' Sri Susuhunan Paku Buwono XI dan Sri Mangku Negoro VIII sebagai kepala daerah dan wakil kepala Daerah Istimewa Surakarta. Karena itulah maka Kraton Surakarta dan pendukungnya saat ini mendesak DIS kembali dihidupkan sebagai hak dari Kraton Surakarta.

Seperti diketahui, pada awal kemerdekaan, daerah Kasultanan Yogyakarta ditetapkan sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sedangkan daerah Kasunanan Surakarta ditetapkan sebagai Daerah Istimewa Surakarta (DIS).

Nasib DIS tak sebaik DIY. Belum genap setahun, pada Maret 1946, Presiden Soekarno membekukan DIS karena terjadi penolakan besar-besaran dan bahkan diikuti aksi massa yang berujung terjadinya pembakaran gedung kepatihan serta penculikan dan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh kerajaan yang dilakukan kelompok anti-swapraja.

Aksi kelompok anti-swapraja di Surakarta ini mencapai puncaknya pada penculikan terhadap Perdana Menteri Syahrir yang saat itu sedang berada di Surakarta. Karena situasi yang semakin tak terkendali inilah maka Soekarno menyatakan pembekukan DIS dan selanjutnya daerah Surakarta digabungkan ke daerah Jawa Tengah.

(mbr/lrn)


SUMBER:
Detik.com

SBY: Tetap Sportif Walau Timnas Dicurangi

INILAH.COM, Bogor - Banyak orang geram terhadap kekalahan Timnas Indonesia yang diakibatkan oleh gangguan laser saat melawan Timnas Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Minggu (26/12/2010) malam.

Meski begitu, kepada para suporter Timnas Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan untuk tidak mengikuti perilaku para supporter Malaysia di pertandingan itu.

"Marilah kita menjadi bangsa yang sportif dalam berolahraga, tetap dengan semangat persaudaraan tetapi kita gigih berjuang," ujar Presiden SBY usai acara nonton bareng laga Indonesia vs Malaysia, di Puri Cikeas Indah, Bogor, Minggu (26/12) malam.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, itu, Firman Utina dan kawan-kawan sempat mendapat gangguan dari penonton tuan rumah. Sinar laser sering ditembakkan ke mata kiper Markus Haris Maulana. Akibatnya, Markus protes dan pertandingan sempat terhenti beberapa saat.

Ketika peristiwa itu terjadi, Presiden meninggalkan tempat duduknya dan melakukan kontak dengan Menpora Andi A Mallarangeng yang menonton langsung di Stadion Bukit Jalil. Acara nonton bareng di Cikeas ini sendiri dipenuhi wajah-wajah kecewa. Ada juga yang geregetan dengan penampilan timnas Indonesia yang tidak pada performance mereka selama ini.

Kegiatan nonton bareng malam ini, di kediaman pribadi SBY digelar di dua lokasi sekaligus. Pertama di pendopo dan lapangan kecil tak jauh dari rumah SBY. Dalam kesempatan itu SBY tampak mengenakan jersey merah timnas dengan nomor punggung 9 milik Christian Gonzales.

Diakhir pertandingan, saat terbukti Timnas Indonesia menderitakekalahan 0-3 dari Malaysia, Presiden SBY dan Ibu Ani tetap mencoba senyum. "Tak perlu kecil hati, masih ada hari esok," ujar SBY sambil menghibur beberapa tamu undangan acara nonton bareng.[iaf]

Jupe Janji Balas Laser dengan BH

Minggu, 26 Desember 2010 | 21:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris Julia Perez ternyata juga geram saat para pemain Timnas Indonesia diganggu sinar laser saat melawan Timnas Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Minggu (26/12/2010) malam. Jupe, berkomentar, seraya mengungkapkan kekesalannya atas sikap tidak sportif penonton Malaysia lewat akun Twitter-nya.

Mau tau apa komentar Jupe yang ia buat di akun twiternya @juliaperrez sekitar satu jam lalu? Entah serius atau hanya bergurau, ia menulis, "Biarin aja di curang pake laser... Nanti pas tanding di INA. Jupe pake BH doang biar pada buta tuh mata liat gunung kembar gue..."

Sinar laser yang teru diarahkan suporter Malaya ke muka kiper Markus Harison memang mengganggu pertandingan. Bahkan pada menit ke-54 wasit sempat menghentikan pertandingan selama beberapa menit setelah diprotes tim Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl sampai menuju pinggir lapangan sebelum pasukannya keluar lapangan (walkout).

Setelah pertandingan diteruskan, tim Indonesia tak mampu menahan serangan Malaysia. Gawang Markus Harison pun dijebol tiga kali.

Sumber:

http://entertainment.kompas.com

Sanggupkah Film Indonesia Menghadang Film Hollywood?

26 Desember 2010 | 12:45 wib

Suara Merdeka CyberNews. Film Indonesia sepertinya akan sulit untuk bersaing dengan film produksi Hollywood di musim liburan. Apalagi libur panjang natal dan akhir tahun ini. Karena, dengan harga karcis yang sama, kecenderungannya, penonton film lebih suka menonton film Hollywood daripada film Indonesia.

Pertimbangannya sederhana, jika tidak ada kasus yang spesial -seperti memang berniat menonton film Indonesia yang dinilai mampu memberikan sesuatu- seperti unsur hiburan. Maka penonton akan lebih suka menonton film Hollywood, yang biasanya lebih memenuhi unsur hiburan itu.

Sebagaimana dimaklumi, ada kategori penonton yang juga ingin mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekedar hiburan dari sebuah film. Salah satu film Indonesia yang mampu memberikan kelebihan itu adalah film Laskar Pelangi (2008). Yang berhasil mengumpulkan penonton lebih dari 4,5 juta. Dan diklaim sebagai film terlaris sepanjang 10 tahun terakhir perjalanan film Indonesia. Efeknya, mampu mengalihkan perhatian penonton, untuk menonton film produksi Hollywood. Betapun dahsyatnya film produksi Hollywood itu.

Untuk kasus tontonan di akhir tahun ini, beberapa film Indonesia yang sekarang sedang beredar, dan sengaja diedarkan di akhir tahun ini untuk menjaring penonton, akan berhadapan dengan beberapa film Hollywood yang secara kualitas penyajian beberapa tingkat di atas film Indonesia. Contohnya lewat jaringan bioskop 21 Cineplex, film produksi Hollywood seperti Gullivers Travels, Devil, Tron: Legacy, The Next Three Day, Due Date, dan The Cronicles of Narnia: Ther Voyage of the Dawn Treader bersiap menghadang sejumlah film Indonesia sepertiKabayan Jadi Milyuner, Dalam Mihrab Cinta, Pocong Rumah Angker, Cin... Tetangga Gue, Kuntilanak!, Susah Jaga Keperawanan di Jakarta, London Virginia, Hantu Tanah Kusir, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, dan 3 Pejantan Tangguh.


Sumber:

http://suaramerdeka.com

Pohon Natal Cantik dari Botol Bekas Hiasi Gereja Katedral

Jumat, 24/12/2010 13:28 WIB

Jakarta
- Tak selamanya botol bekas air mineral itu merusak pemandangan. Lewat tangan dingin Virgilius, seorang dekorator wedding, botol-botol yang biasanya masuk tempat sampah ini justru berubah menjadi sejumlah pohon natal unik.

Virgilius membutuhkan sekitar satu bulan untuk menyiapkan ide kreasinya itu. Pohon natal nan cantik itu akan menjadi salah satu komponen untuk menghias Gereja Katedral di malam Natal nanti.

Sekitar 15.000 botol bekas dikumpulkan oleh para jemaat untuk membantu Virgilius mencipatakan pohon natalnya. Secara sukarela, para jemaat membawa botol-botol bekas untuk Virgilius.

Ide untuk membuat pohon natal dari botol bekas itu muncul saat Virgilius berjalan-jalan ke Singapura. Saat itu, dia melihat dekorasi lain yang menggunakan botol bekas air mineral.

"Saya langsung terpikir, aha, ini bisa dipakai untuk bikin pohon natal juga," kata Virgilius sangat sebelumnya juga pernah 'mendandani' sejumlah gereja itu. Virgilius lantas berniat akan membuatnya dalam rangka natal tahun ini.

Pembuatan pohon natal dengan memanfaatkan botol bekas tentu bukanlah pekerjaan mudah. Meski dibantu oleh sejumlah orang, bagian terlama adalah menggunting botol-botol tersebut agar tampak cantik.

"Susahnya itu bagian gunting, itu lama dan gunting. Buat awalnya banyak yang membantu saya, tapi untuk hari ini hanya sedikit," kata Virgilius sambil tersenyum.

Saat ini, Virgilius dan timnya masih menyelesaikan dekorasi tambahan seperti bunga-bunga. Sedangkan pohon natal dari botol plastik berjumlah 9 buah masing-masing ditaruh di sudut-sudut ruangan gereja.

"Pohon natal sudah selesai, tinggal memasang dekorasi bunga saja," katanya.

Meski lelah, Virgilius merasa puas dengan hasil karyanya. Sejumlah jemaat yang sempat masuk ke dalam gereja pun memuji buah karyanya itu. Virgilius mengaku butuh biaya tidak lebih dari Rp 10 juta untuk menciptakan dekorasi unik nan cantik ittu.

Dekorasi itu akan menjadi penyambutan khusus untuk setiap jemaat yang datang ke Gereja Katedral. Di pintu utama, para jemaat akan disambut oleh gantungan botol bekas yang telah dihias dengan lilitan biji pohon pinus yang telah kering.

Selamat Natal, semoga damai dalam Natal.

Sumber :
(feb/ken)
http://www.detiknews.com

Bayi Tanpa Dinding Perut Lahir di Magetan

Jumat, 24/12/2010 09:56 WIB

Magetan
- Seorang bayi di Magetan lahir tanpa dinding perut. Akibatnya beberapa organ tubuh seperti usus terlihat. Bayi itu kini dirawat di ruang intensif RSUD Dr Soedono Madiun. Bayi itu anak Rohmat (40) dan Dariatun (35) warga RT 8 RW 2 Desa/Kecamatan Takeran, Magetan.

Rohmat mengatakan, bayi perempuan mereka dirawat di rumah sakit sejak Senin, 20 Desember lalu. Bayi yang belum diberi nama tersebut kondisinya tanpa dinding perut sehingga organ dalam utamanya usus terburai keluar.

"Kondisinya organ dalam keluar tanpa dinding perut," ungkap Rohmat berbincang dengan detiksurabaya.com, Jumat (24/12/2010).

Rohmat mengungkapkan bayinya tersebut lahir dibantu bidan desa. Karena kondisi bayi tanpa dinding perut sehingga usus terburai bidan desa menyarankan merujuk ke RSUD Dr Soedono. Sementara itu, Dariatun ibu bayi berharap agar tidak ada beban biaya selama perawatan bayinya dan dapat segera ditangani.

Sumber:
(wln/wln)
http://surabaya.detik.com

Bojonegoro Siaga I Banjir Bengawan Solo



Jumat, 24 Desember 2010 08:17 WIB

BOJONEGORO--MICOM:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro, Jatim, Jumat (24/12), memberlakukan Siaga I, menghadapi banjir luapan Bengawan Solo dengan ketinggian air pada papan duga di Bojonegoro mencapai 13,25 meter pukul 07.00 WIB.

"Air naik dengan cepat, akibat hujan yang turun secara merata di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo," kata Kepala BPBD Bojonegoro, Kasiyanto.

Meski demikian, lanjutnya, kondisi naiknya air permukaan sungai terpanjang di Jawa tersebut, relatif masih aman, sebab ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer ke arah hulu, masih di bawah siaga banjir dengan ketinggian 26,60 meter pukul 07.00 WIB.

Menurut dia, hujan yang terjadi, Kamis (23/12) malam mengakibatkan terjadinya genangan banjir lokal di sejumlah wilayah Bojonegoro. Namun, genangan air banjir lokal tersebut, dalam beberapa jam langsung surut, masuk ke Bengawan Solo.

Namun, lanjutnya, dengan naiknya air Bengawan Solo di Bojonegoro itu, tiga pintu drainase utama, termasuk saluran pembuang air banjir di wilayah perkotaan di Desa Semanding, Kecamatan Kapas, terpaksa ditutup."Kalau tidak ditutup air Bengawan Solo, akan masuk ke wilayah perkotaan," jelasnya.

"Air banjir di wilayah perkotaan Bojonegoro, sempat masuk ke teras kantor kami," kata Yono, seorang petugas piket banjir di kantor Unit Pengelolaan Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Genangan air banjir di wilayah perkotaan, terjadi secara merata dengan ketinggian air, sempat mencapai 30 centimeter di sejumlah jalan protokol, bahkan air beberapa jam masuk ke pemukiman warga.

Sementara itu, Humas UPT PSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Harjono menyatakan, pemantauan ketinggian air Bengawan Solo, terus dilakukan setiap jam sekali. Hanya saja, piaknya belum mendapatkan data ketinggian air Bengawan Solo di Jurug, Solo, Jateng, termasuk di Ngawi.

Sepanjang hujan yang turun tidak merata di Bengawan Solo hulu, Jateng dan hilir, Jatim, luapan Bengawan Solo tidak akan menimbukan banjir besar," katanya. (Ant/OL-3)

Sumber:
http://www.mediaindonesia.com

Ribuan Santri Berdoa Untuk Kemenangan Timnas

24/12/2010 08:14

Dukungan untuk Tim Nasional (Timnas) Indonesia terus mengalir. Di Probolinggo, Jawa Timur, ribuan santri dan santriwati sebuah pondok pesantren menggelar doa bersama agar Firman Utina dan kawan-kawan meraih kemenangan dalam Final Piala AFF.

Doa bersama di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, digelar terpisah antara santri dan santriwati. Sambil berdoa, para santriwati berharap Tim Garuda bisa mengalahkan Malaysia dan menjadi juara Piala AFF tahun ini. Para kaum hawa ini juga tidak mau kalah sambil menyanyikan lagu Garuda di Dadaku, Kamis (23/12) malam.

Sementara para santri yang menggelar doa bersama di Masjid Agung Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Mereka memiliki doa khusus agar timnas bisa menang. Mereka juga membacakan salawat murdah dan doa khusus bagi kemenangan para idola mereka di timnas.(MEL)

Sumber:
http://bola.liputan6.com

Gardu Trafo PLN Ponorogo Meletus

24-Des-2010, 00:10:25 WIB

Akibat hujan deras di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (23/12) sore sekitar pukul 15.15 WIB sebuah gardu trafo milik PLN di Jalan Prajuritan, Kelurahan Tambak Bayan, Kecamatan Kota meletus.

Akibat letusan tersebut menyebabkan percikan api. "Untung mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Ponorogo segera turun tangan membantu pemadaman api tersebut," ujar Supriyadi Ketir, salah satu warga setempat.

Kebakaran tersebut warga sekitar lokasi gardu trafo PLN, terutama yang berada di selatan gardu yang kebetulan memang sebuah tempat produksi Jamu 'Akardewa'. "Alhamdulilah tidak merembet ke pabrik kami," ungkap Sudarsono SH pemilik pabrik jamu tersebut.

Sementara itu petugas PLN segera turun memutus aliran listrik di kawasan tersebut. "Akan segera kita perbaiki," kata seorang petugas PLN yang enggan menyebutkan jati dirinya kepada Pewarta HOKI.

Sedangkan Mukhlison Ali, salah seorang petugas pemadam kebaran Ponorogo menjelaskan bahwa api tidak besar. "Tetapi adanya laporan kebakaran tadi, kita mendatangkan dua unit mobil PMK ke lokasi," terang Mukhlison Ali.


Sumber:

Tujuh Wanita Seksi Diciduk Satpol PP


Kamis, 23 Desember 2010 | 21:13 WIB


Satpol PP Kabupaten Madiun, Jatim menjaring sedikitnya tujuh wanita pekerja seks komersial dalam razia yang dilakukan, pada Kamis (23/12/2010).
Kepala Operasi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Madiun, Setyawan, mengatakan, ketujuh PSK tersebut berhasil dijaring di sejumlah tempat, di wilayah Kabupaten Madiun bagian utara dan selatan.
"Razia rutin ini dilakukan di sejumlah lokasi yang diidentifikasi sebagai tempat prostitusi terselubung. Di tempat-tempat ini, biasanya tersedia beberapa kamar yang disewakan untuk transaksi antara para PSK dan lelaki hidung belang," ujar dia.
Tempat-tempat tersebut berkedok sebagai warung kopi. Namun, di bagian belakang bangunan terdapat kamar-kamar yang telah disediakan oleh pemilik warung untuk bertransaksi.
Pihak Satpol PP Pemkab Madiun juga telah berkali-kali melakukan razia seperti ini. Namun para PSK tersebut selalu beroperasi lagi.
Dalam razia tersebut pihak Satpol PP terbagi menjadi dua tim yakni satu tim ke arah selatan yang meliputi Kecamatan Geger dan Kecamatan Dolopo. Sedang satu tim lainnya ke arah Madiun Utara yang meliputi, Kecamatan Saradan.
"Tiga PSK kami dapatkan dari tim yang di selatan, sedang dari tim yang ke arah utara kami berhasil menjaring empat PSK. Namun ada juga yang berhasil kabur karena keterbatasan jumlah anggota Satpol PP," kata Setyawan.
Di wilayah Selatan, petugas berhasil menggaruk tiga PSK yang biasa mangkal di sebuah warung kopi Desa Sangen, Kecamatan Geger dan Pasar Mlilir, Dolopo. Sedangkan, empat PSK lainnya berhasil dijaring di wilayah Utara yakni di warung kopi di daerah Desa Sidorejo, Saradan,
Pihaknya menambahkan, ketujuh PSK yang terjaring tersebut, rata-rata berusia di atas 30 tahun. Mereka ada yang merupakan warga Kabupaten Madiun, namun ada juga yang merupakan warga daerah lain seperti Magetan dan lainnya.
"Dari tujuh PSK ini enam di antaranya merupakan muka baru di wilayah Madiun, tapi tidak menutup kemungkinan mereka sudah menjadi PSK sejak lama di wilayah lain. Karena kerja mereka memang sering berpindah dengan berbagai alasan," tambah Setyawan.
Setelah diserahkan dan didata di Dinas Sosial Kabupaten Madiun, para PSK tersebut dikembalikan ke dinas sosial setempat, dan sebagian langsung dikirim ke Panti Rehabilitasi di Kediri.

Sumber:
ANT

Pengumuman Hasil Tes CPNS Kab Magetan Tahun 2010

Maaf  karena datanya terlalu banyak jadi kami upload di ziddu.com
Silakan di Download


http://www.ziddu.com/download/13077253/Daftar_Ranking_CPNS_2010_Kab_Magetan.pdf.html



moghle/red

4 Formasi CPNS Kabupaten Magetan Kosong

 Kamis, 23 Desember 2010 01:29:03 WIB
Magetan (beritajatim.com) - Dari total 290 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 Kabupaten Magetan yang hanya terisi sebanyak 286 formasi. Empat formasi yang tersebut kosong tersebut terdiri dari tiga formasi kesehatan dan guru.

Humas Pemkab Magetan, Muklis, mengatakan formasi yang kosong adalah dua formasi D3 Anastesi satu D3 Apro dan satu tenaga guru Teknik Ilmu Komputer (TIK) tingkat SMP. Formasi D3 Anastesi tersebut kosong karena saat pendaftaran memang tidak ada yang mendaftar.

"Sedang untuk D3 Apro dan Guru TIK cuma ada satu orang yang mendaftar. Namun saat tes yang bersangkutan justru tidak mengikuti tes. Jadi tetap tidak bisa kita loloskan," ujar Muklis, Rabu (22/12/2010).


Muklis menambahkan, hasil tes dari Intitut Teknologi Bandung (ITB) baru diterima pihak pemkab malam tadi sekitar pukul 23.00 WIB. Bagitu diterima oleh bupati Magetan Sumantri, hasil tersebut langsung diumumkan di papan pengumuman.

"Siang kemarin scaning dari pihak ITB baru selesai jadi bupati baru menerima malam kemarin dan langsung diumumkan. Selain itu kita juga memasang pengumumanan di beberapa media lokal," tutur Mukils.

Menurut Muklis, para peserta yang dinyatakan lolos tersebut telah menempati formasinya masing-masing sesuai hasil skoring yang dilalukan oleh ITB. Kemudian seluruh peserta tes yang lolos akan melalui tahap pemberkasan dan pengajuan nomor induk pegawai (NIP) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Jatah CPNS Kabupaten Magetan yang disetujui oleh pusat sebanyak 290 formasi. Dari 290 formasi yang ditetapkan tersebut meliputi, 97 orang untuk tenaga pendidik, 81 orang tenaga kesehatan, dan 112 orang untuk tenaga teknis. [rdk/but]

Sumber :
http://www.beritajatim.com

PENGUMUMAN HASIL TES PNS PONOROGO

Maaf karena terlalu banyak datanya jadi kami upload di ziddu.com
Silahkan Di Download

http://www.ziddu.com/download/13080460/PengumumanCPNSPonorogo2010.zip.html


Dony/red.

Pembalak Liar Tewas Misterius

Kamis, 23-12-2010 12:55:01
NGAWI-Warga Desa Tulakan,Sine,digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di perkebunan karet milik PTP Tretes,Selasa malam(21/12).Dari identitas yang ditemukan,pria itu bernama Waloyo,45.Kondisinya cukup mengenaskan.Beberapa bagian tubuhnya mengalami luka memar.Paling terlihat di bagian mulut dan pelipis mata sebelah kiri.
Mayat itu kali pertama diketahui para petugas keamanan perkebunan karet PTP Tretes.Bermula saat hendak melakukan penyergapan terhadap pembalak liar yang menjarah pohon sengon.Sebelumnya,mereka menemukan batangan kayu berdiameter sekitar 10 sentimeter untuk bahan baku kertas.
Saat dilakukan pemeriksaan di sekitar batangan kayu yang siap angkut itu,petugas mendapati sesosok mayat yang sudah terbujur kaku di dekat salah satu batang kayu sengon yang panjangnya 3,5 meteran.
Awalnya,mereka mengira hanya tertidur atau pingsan. Tapi setelah digoyang-goyang bagian kakinya,tak kunjung sadarkan diri.'Penemuan mayat itu akhirnya diberitahukan kepada warga,'terang Suparlan,warga sekitar kepada koran ini.
Di sekitar lokasi,petugas juga menemukan seperangkat alat penebang kayu.Seperti gergaji,parang dan tali tampar.Juga sabit yang digunakan untuk memotong ranting dan dahan.Disinyalir korban merupakan pelaku pembalakan liar yang sering beraksi di kawasan perkebunan PTP Tretes dan areal Perhutani sekitar.
Proses evakuasi sendiri berjalan lamban.Medan yang terjal dan minim penerangan menjadi kendala tim medis dan petugas kepolisian.Mereka harus berjalan berkilo-kilo meter untuk menuju tempat kejadian perkara(TKP).Setelah dilakukan pemeriksaan fisik secara singkat,dengan bantuan warga,jenazah diusung menuju lokasi penjemputan kendaraan ambulans.
Selanjutnya,jenazah dibawa ke RSUD Soeroto Ngawi untuk menjalani visum at revertum.Hasil otopsi diketahui korban mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian.Luka-luka itulah yang disinyalir menjadi penyebab kematian korban.'Luka yang menonjol di mulut dan pelipis.Ada sedikit darah,'terang salah seorang tim medis.
Sutarno,kerabat korban menjelaskan,sejauh ini penyebab kematian belum diketahui pihak keluarga.Apakah terjatuh dari pohon atau sebab lain.Memang dalam keseharian,korban sering mencari kayu untuk kebutuhan rumah tangga.'Sempat dicari ke mana-mana,sudah malam kok belum pulang.Malah yang memberi informasi warga dan perangkat desa,'paparnya saat berada di RSUD Soeroto.
Sementara,petugas kepolisian terus menindaklanjuti kematian misterius pria yang diduga pembalak liar di kawasan PTP Tretes itu.Kemarin pagi(22/12),sejumlah personel yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Suhono mendatangi TKP guna pemeriksaan lebih lanjut. 'Masih kami lakukan pemeriksaan.Begitu juga menunggu informasi para saksi,'tegas Suhono mendampingi Kapolres Ngawi AKPB Eko Trisnanto.(dip/isd) 



SUMBER:
Radar MAdiun
http://www.radarmadiun.co.id/main.php?act=detail&catid=24&id=8041

Hari ibu 1250 anak serentak cium kaki ibunya


SUMENEP | SURYA - Di Sumenep ada cara unik untuk merefleksikan peringatan Hari Ibu, Rabu (22/12). Yakni dengan menggelar acara serentak cium kaki ibu yang digelar Tim Penggerak PKK Sumenep dan TV lokal Madura Channel yang diikuti 1.250 anak usia sekolah Taman Kanak-Kanak (TK).
Acara bertema 1.000 Anak Cium Kaki Ibu yang digelar di Gedung Korpri Sumenep itupun meraih penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (Muri), karena jumlah pesertanya terbanyak. Muri mencatat rekor itu di nomor urut ke 4.665 sebagai kegiatan yang dinilai langka dan unik.
“Muri mencatat aksi cium kaki ibu ini masuk kategori superlatif karena melibatkan 1.250 anak serta baru pertama kali diadakan di Indonesia,’’ ujar Desy Dwi Anistia Putri, Deputi Manajer Muri.
Dikatakan Desy, Muri memang pernah mencatat adanya kegiatan serupa di Indonesia, tepatnya di Tangerang beberapa waktu lalu, namun pesertanya hanya 985 anak. “Kami mencatat yang di Sumenep ini memenuhi empat kategori, yakni terbanyak, pertama, unik, dan langka,” jelas Desy.
Desy menyerahkan piagam penghargaan Rekor Muri kepada Bupati Sumenep A Busyro Karim dan Ketua Tim Penggerak PKK Sumenep Jamilah Busyro Karim sebagai pemrakarsa acara. Piagam penghargaan Muri juga diberikan kepada Wakil Presdir Madura Channel Televisi, Rasul Junaidi sebagai pelaksana teknis kegiatan tersebut.
Dalam acara itu, para siswa tampak antusias. Mereka mencium kaki ibunya masing-masing dengan posisi bersujud. Seorang peserta, Lukmanul Hakim, siswa Raudlatul Athfal (TK) Nurul Iman mengaku, baru kali ini mencium kaki ibunya. Setelah mencium kaki ibunya, Lukman mengaku merasakan bulu kuduknya berdiri disertai rasa haru karena sang ibu menangis. “Saya sayang sama ibu saya, apalagi kata guru, surga itu berada di bawah telapak kaki ibu,” ucapnya.
Istri Bupati Sumenep Jamilah Busyro Karim juga menangis setelah kakinya dicium anaknya, Ahmad Royyizil Haq.
Suasana di Gedung Korpri itu memang berubah haru, sesaat setelah proses cium kaki ibu dilakukan lebih dari 1.000 anak. Deputi Manajer Muri, Desy Dwi Anistia Putri juga tak kuasa menahan haru ketika memberikan sambutan. “Mohon maaf, saya juga ingin menangis ketika melihat anak-anak yang menjadi peserta kegiatan ini mencium kaki ibunya. Saya terharu,” katanya.
Ketua Panitia kegiatan Ny Wahyuningtias Soekono Sidik mengatakan, acara ini bukan semata-mata untuk mendapatkan hadiah, penghargaan, atau bentuk lain dari Muri, akan tetapi lebih pada sebagai ajang pendidikan kepada anak tentang sosok seorang ibu.
“Dengan kegiatan ini, anak-anak dapat mengambil hikmah dan tauladan dari seorang ibu yang telah membesarkannya. Anak-anak dapat mengerti arti penting ibu dalam membina hidupnya menuju masa depan,’’ tandas istri Wakil Bupati Sumenep ini.
Output dari kegiatan ini, lanjut Wahyuningtyas, agar anak-anak bisa menauladani ibunya yang telah dengan senang hati, siang dan malam mengasuhnya hingga dewasa kelak. “Sejak kecil mereka kita ajari bagaimana mengingat dan mengagungkan ibu sebagai orangtua yang harus dihormati,” imbuhnya.
Sementara Bupati A Busyro Karim menyambut positif kegiatan itu karena dapat menggugah anak untuk selalu berbakti kepada kedua orangtuanya, khususnya ibu. Dengan mencium kaki ibu, anak-anak diharapkan dapat terbentuk dalam jiwanya bahwa dirinya harus menaruh hormat kepada ibunya

Sumber:

FPDIP Desak Pemkot Perlihatkan MoU

MADIUN-Ketua Fraksi PDIP DPRD Didik Yulianto mendesak pemkot memperlihatkan MoU dengan ITB.Langkah ini untuk mengurai masalah keterlambatan ITB menyerahkan hasil tes ke panitia rekrutmen.'Yang jelas,MoU yang diteken dengan pelaksana itu seperti apa,dewan belum tahu,' kata Didik.
Dijelaskan,dari laporan anggota fraksi PDIP di komisi I,eksekutif belum memperlihatkan MoU tersebut.Kondisi ini disayangkan Didik.'Kalau anggota PDIP yang ada di komisi I,memang tidak tahu menahu MoU,'tambahnya.
Seberapa pentingnya MoU untuk diketahui?Menurut Didik, dalam nota kesepahaman itu diketahui poin-poin kerjasama.Mulai rekanan menyiapkan soal,penentuan skor,hingga penyerahan hasil tes.'Hari ini(kemarin, Red),saya mendapat pertanyaan dari warga.Informasi 21 Desember diumumkan,tapi dari pagi sampai siang tidak ada penempelan hasil atau pengumumam di media massa,' paparnya.
Dikatakan,hal itu mengecewakan warga.Ke depan,kata Didik,perlu dilakukan evaluasi soal kerjasama dengan ITB.Terpisah,Heri Susanto,ketua komisi I yang ikut mengambil hasil tes CPNSD di Bandung,bersama BKD dan kepolisian,dikonfirmasi pukul 16.30 WIB mengaku sudah keluar dari bandara Adi Sutjipto,Jogjakarta menuju Kota Madiun.Hasil tes baru diterima dari ITB pukul 10.00 WIB,kemarin.'Membingungkan,terus diundur, alasannya yang dipaparkan panitia juga tidak jelas,' kata Heri.
Senin(20/12)malam,kata Heri,pihaknya mendapat informasi hasil tes akan diserahkan pukul 22.00.Tapi, lanjutnya,yang keluar baru tiga kabupaten/kota seperti Pasuruan dan Pamekasan.Sedangkan daerah lain harus tunggu sampai pagi pukul 06.00.Tapi,lagi-lagi belum diserahkan dan baru terlaksana pukul 10.00.'Kami sampai begadang,tidak tidur sampai pagi menunggu hasil,'ujarnya.
Sepulang mengambil hasil tes CPNSD,komisi I akan merapatkan barisan.Yakni,mendiskusikan pelaksanaan rekrutmen.Disinggung soal MoU pemkot dan ITB,Heri mengakui komisi yang dipimpinnya belum menerimanya. Padahal,saat rapat kerja sebelumnya,sempat meminta ke pemkot.'Hanya,sampai sekarang belum disampaikan ke komisi I,'tegas politisi PAN ini.
Menanggapi molornya waktu penyampaian hasil tes dari ITB yang direncanakan 20 Desember,Sekda Maidi menyatakan hal itu bukan kesalahan pemkot.'Ditambah juga ada bentuk ketelitian dari panitia ITB.Nanti ITB juga melampirkan surat pernyataan,'tegasnya.
Dia menjamin kerahasiaan dan transparansi hasil tes. Rencananya tadi malam dilakukan seremoni pembukaan segel hasil tes CPNSD oleh wali kota Bambang Irianto, disaksikan Muspida.'Baru kalau segel dibuka,sesuai prosedur kami umumkan ke media.Jadi benar-benar dijamin kerahasiaannya,'tandasnya.
Di Kabupaten Madiun,kendala teknis pengumuman hasil tes juga terjadi.Proses scoring untuk Kabupaten Madiun baru selesai pagi kemarin(21/12).Padahal penyerahan hasil direncanakan Senin(20/12)pukul 15.00 WIB. 'Situasi yang dialami Kabupaten Madiun seperti Ngawi, ada kendala teknis dari manajemen ITB,'ujar Eddy Susanto,kepala BKD dan Diklat.
Kondisi tersebut membuat Eddy tertahan cukup lama di Bandung.ITB baru menyerahkan hasil scoring pukul 11.30 WIB.'Hasil itu langsung dikirim ke Madiun dan diumumkan,'jelasnya.
Dijelaskan Budi Cahyono,molornya penyerahan scoring bukan kesalahan Pemkab Madiun.'Kendalanya muncul dari ITB,kita sama sekali tidak tahu.Ada kemungkinan penyerahan scoring di ITB harus antre.Maklum,tahun ini ITB meyalani 11 daerah di Jawa Timur,'katanya.
Tidak seperti daerah lain,pengambilan hasil socring CPNSD di Kabupaten Madiun tidak melibatkan komisi A DPRD.Hal tersebut diakui Budi Cahyono,wakil ketua panitia rekrutmen.Menurutnya,tidak ada ketentuan untuk melibatkan dewan dalam pengambilan hasil CPNSD.'Tidak ada ketentuan untuk itu,lagipula dewan juga sudah memantau ITB sebagai pihak ketiga Jumat minggu lalu,' terangnya.
Slamet,ketua komisi A DPRD Kabupaten Madiun menjelaskan,tidak adanya anggaran menjadi penyebab utama dewan tidak dapat mengawal penyerahan scoring. Selain itu,pihak Pemkab Madiun juga tidak mengundang dewan untuk terlibat dalam pengawalan hasil tes rekrutemen.'Tidak ada undangan,soal kedatangan kami ke ITB Minggu lalu itupun bertepatan dengan kunjungan kerja ke Bandung,'jelasnya.
Menurut Slamet,lembar jawab peserta tes di Kabupaten Madiun hingga hari Jumat belum di-scan.ITB saat itu beralasan,proses scan dilakukan bergiliran.'Saat itu ITB menjelaskan satu mesin scan mampu mengerjakan 8.000 lembar LJK selama satu jam.Kalau LJK kita hanya 4.000 lebih,seharusnya hanya butuh 30 menit untuk proses scoring,'jelasnya.(dip/ota/aan/irw)



Sumber:
http://www.radarmadiun.co.id/main.php?act=detail&catid=28&id=8029

PENGUMUMAN CPNS MAGETAN MUNDUR

       Hasil Pengumuman Cpns Magetan dijadwalkan Mundur, dikutip dari magetankita.com hingga malam hari tadi belum ada kepastian mengenai hasil tes CPNSD Magetan. kabar menyebutkan, mestinya pagi hari tadi hasil CPNSD kabupaten Magetan sudah bisa di baca di koran.





   Ujian CPNSD yang telah dilaksanakan pada 12 Desember 2010 itu, harusnya sudah dapat di umumkan pada hari ini. tetapi belum ada penjelasan yang jelas dari panitia CPNSD kab. Magetan, kapan pengumuman itu akan dilansir.

Blog Archive

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger